Selasa, 01 Desember 2015

Faktor eksternal Dalam Belajar

Berikut faktor dari luar siswa mempengaruhi suatu prestasi belajar siswa adalah :
1.      Lingkungan alam
Lingkungan alam yang kurang mendukung sering kali dapat menghambat aktivitas belajar anak yang sekaligus dapat mempengaruhi pencapaian prestasi belajar anak, seperti hujan atau panas yang berlebihan sering mengganggu kesehatan anak yang menghambat pencapaian  hasil belajar anak.
2.      Lingkungan sosial
Anak yang kurang bergaul kadang kala menghambat aktivitas belajarnya, karena tidak adanya kawan belajar kelompok untuk memecahkan berbagai kesulitan belajar, sehingga menyebabkan anak kurang memahami / mengerti pelajaran tertentu.
3.      Kurikulum / bahan pelajaran
Kurikulum/Bahasa Pelajaran yang kurang sesuai dengan kemampuan anak juga merupakan penghambat pencapaian prestasi belajar anak, sebab anak sulit untuk mencerna dan menelaah pelajaran yang diberikan apabila bahan pelajaran tersebut terlalu sulit dan tidak sesuai dengan daya serap anak.
4.      Guru / pengajar
Guru/pengajar yang kurang menguasai bahan pelajaran dan yang menggunakan satu metode saja tentu menyulitkan dan menyusahkan anak untuk  menyerap pelajaran yang diberikan, sehingga mempengaruhi prestasi belajar anak.
5.      Sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana penunjang dalam belajar memegang peranan penting bagi kelancaran anak dalam belajar, sebab tanpa adanya kelengkapan alat-alat/sarana belajar, maka hal tersebut tentu akan menyulitkan anak di dalam belajar lebih baik yang dapat menghambat prestasi belajarnya.

Faktor Internal Prestasi Belajar

Berikut Faktor dari Dalam Prestasi Belajar:

1.      Kondisi fisik
Siswa yang kondisi fisiknya kurang sehat (sakit) tentu akan susah untuk menyerap keseluruhan pelajaran yang diberikan guru, bahkan mungkin hanya sedikit sekai, sehingga hal tersebut menyulitkan untuk mencapai prestasi belajar yang lebih baik
2.      Kondisi pancaindra
Siswa yang mengalami gangguan pancaindra, seperti : Kurang pendengaran, kurang penglihatan dan bicaranya kurang lancar juga merupakan salah satu faktor  yang mempengaruhi pencapaian prestasi belajarnya menjadi lebih baik.[

3.      Bakat
Bakat yang kurang menunjang terhadap suatu pelajaran tertentu akan membuat siswa sukar mengikuti pelajaran itu dengan cepat dan kadang hasilnya juga kurang memuaskan sebagaimana yang diharapkan.
4.      Minat
Minat siswa yang rendah terhadap sesuatu juga akan menyulitkan siswa untuk dapat menyerap pelajaran tersebut dan akan mempengaruhi pencapaian prestasi.
5.      Kecerdasan
Kecerdasan yang dimiliki siswa merupakan salah satu faktor yang sangat penting yang dapat menunjang pencapaian prestasi belajar yang baik pada siswa tersebut, sebab dengan kecerdasan yang rendah akan sulit  untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru  yang sekaligus akan mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut.

Peran Guru Dalam Belajar

Berikut Peran Guru Dalam Belajar sehari-hari disekolah :

Guru sebagai Pendidik
Guru sebagai seorang pendidik tidak hanya tahu tentang materi yang akan diajarkan. Akan tetapi, ia pun harus memiliki kepribadian yang kuat yang menjadikannya sebagai panutan bagi para siswanya. Hal ini penting karena sebagai seorang pendidik, guru tidak hanya mengajarkan siswanya untuk mengetahui beberapa hal. Guru juga harus melatih keterampilan, sikap dan mental anak didik. Penanaman keterampilan, sikap dan mental ini tidak bisa sekedar asal tahu saja, tetapi harus dikuasai dan dipraktikkan siswa dalam kehidupan sehari-harinya.
Guru sebagai Pengajar
Peran guru sebagai pengajar, kadang diartikan sebagai menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Dalam posisi ini, guru aktif menempatkan dirinya sebagai pelaku imposisi yaitu menuangkan materi ajar kepada siswa. Sedangkan di lain pihak, siswa secara pasif menerima materi pelajaran yang diberikan tersebut sehingga proses pengajaran bersifat monoton. Padahal, peran guru sebagai pengajar bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi masih banyak kegiatan lain yang harus dilakukan guru agar proses pengajaran mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.

Prinsip Belajar Yang Baik

Berikut prinsip-prinsip belajar yang baik, antara lain:
  • Untuk belajar kita membutuhkan dorongan atau motivasi. Dorongan itu ada yang datang dari dalam maupun dari dalam dari luar diri sendiri. Dorongan dari dalam antara lain keinginan untuk lebih maju, cita-cita yang akan diraihnya. Sedangkan dorongan dari luar misalnya adanya sistem ranjing di kelas, karena pujian, takut mendapat malu dan sebagainya.
  • Untuk dapat belajar baik kita harus memusatkan perhatian pada hal-hal yang sedang kita pelajar. Hal yang dapat mengganggu pemusatan perhatian adalah pikiran yang tertuju pada hal-hal yang mungkin sedang mempengaruhi perasaan seperti kesedihan, patah hati, kemarahan, iri hati, kebencian dan lain-lain.
  • Kita harus berusaha untuk mengerti lebih dulu yang kita pelajar sebelum menghafal. Hal yang dimengerti akan lebih mudah untuk dihafal.
    • Untuk dapat mengerti sesuatu yang dipelajari dapat ditempuh dengan cara:
      • Menyatakan pada diri sendiri mengenai hal yang kita pelajar
      • Membuat ringkasan atau skema untuk memudahkan memahami
      • Mencoba menghubungkan dengan masalah yang lebih besar dan menyeluruh
      • Mencoba menelaah dari berbagai macam segi agar menjadi lebih jelas
    • Mencoba menyusun singkatan (jembatan kembali) untuk hal-hal yang panjang sebagai rumus.
  • Untuk lebih memantapkan hal yang kita pelajar di sekolah sebaiknya jangan merasa cukup hanya mendengarkan penjelasan guru di sekolah. Setibanya di rumah perlu dibaca kembali dan melengkapkan dengan ringkasan skema.
  • Kita harus meyakini bahwa semua pelajaran yang diterima akan berguna bagi kita nanti, walaupun kita sudah tidak bersekolah lagi.
  • Agar yang kita pelajar lebih meresap adalah dengan beristirahat untuk mengedepankan semua hal yang sudah diperoleh dari belajar.
  • Hasil belajar yang sudah kita peroleh dapat digunakan untuk mempelajari yang lainnya. Misalnya pola Bahasa Indonesia untuk mempelajari bahasa asing.
  • Menghindari hal-hal yang dapat menghambat belajar, seperti perasaan takut, malu, marah, kesal dan lain-lain.

Tips Sukses Masuk Kuliah

Berikut adalah beberapa tips untuk kiat sukses kuliah di Perguruan Tinggi:
1. Syukurilah bahwa anda telah diterima kuliah di Perguruan Tinggi. Begitu banyak orang atau anak muda di dunia ini yang tidak memiliki kesempatan untuk mengecap pendidikan tinggi seperti anda. Karena itu kesempatan yang anda peroleh ini jangan disia-siakan.
2. Perlu niat dan tekad yang kuat bahwa anda akan menyelesaikan kuliah anda dengan baik, dan itu sangat berarti bagi masa depan anda. Benar banyak kasus orang yang sukses sekalipun mereka tidak kuliah atau tidak menyelesaikan kuliahnya, tetapi pasti lebih banyak orang yang sukses yang sebelumnya telah menyelesaikan kuliah mereka di perguruan tinggi dengan baik.
3. Bapak saya dulu selalu bilang: �Sama-sama makan nasi, orang lain bisa, mengapa saya tidak�.
4. Anda perlu punya motivasi yang kuat, misalnya, saya dulu menguatkan motivasi untuk segera menyelesaikan kuliah saya karena saya tidak ingin membebani orang tua saya dengan biaya kuliah, saya ingin cepat dapat kerja dan membantu orang tua.
5. Carilah teman-teman yang baik yang memberi semangat anda untuk kuliah dengan baik, yang bisa diajak belajar bersama, bukan sekedar main-main atau hura-hura. Saling memotivasi dan membantu diantara teman itu penting.
6. Saya termotivasi untuk berprestasi baik di perguruan tinggi diantaranya agar mudah mendapatkan beasiswa, dan kelak agar mudah mendapatkan kerja. Dunia usaha atau lembaga pemerintah saat ini menyeleksi pelamar para sarjana salah satunya dengan nilai IPK mereka, biasanya minimal 2,75.
7. Ciptakan suasana bersaing yang sehat dengan teman, selain tentu saja suasana saling membantu. Misal, kalau anda dapat A dan teman anda dapat B, maka teman anda harus mentraktir anda !
8. Setiap hari sempatkan untuk membaca bahan kuliah, jangan ditunggu sampai menjelang ujian, apalagi kalau baru dibaca semalam sementara ujiannya besok pagi.
9. Buat strategi belajar yang baik sesuai dengan sifat perkuliahnnya. Misal, untuk menguasai kalkulus atau fisika, anda harus memahami konsepnya dengan baik dan berlatih soal-soal sesering mungkin.
10. pengalaman saya, untuk memahami suatu konsep atau teori dengan baik, baca dari beberapa referensi, dan jangan hanya mengacu dari satu referensi saja.

Tips Sukses UAS

UAS ( Ujian Akhir Semester ) adalah ujian wajib yang dilakukan oleh masing-masing sekolah untuk mengukur kemampuan peserta didik sesuai dengan materi atau bahan pelajaran yang telah diberikan. Salah satu SMK di Garut yang terbesar diantaranya adalah SMKN 1 dan SMKN 2 GARUT, pastinya diantara peserta didik ada perasaan ragu ada juga yang yakin dalam menghadapi UAS. 

Tetapi kebanyakan diantara peserta didik banyak yang ragu dan takut nilai didalam UAS jatuh dan akhirnya mendapatkan hasil yang mengecewakan tidak sesuai dengan angan-angan yang diharapkan. Nah sekarang apakah itu ingin terulang ? itu pastinya tidak akan pernah diharapkan oleh peserta didik karena itu adah mimpi buruk bagi mereka yang tidak ingin nilai UAS nya jatuh. Ini Tips menghadapi UAS agar mendapat hasil maksimal :

1. Siapkan mental 
    Artinya siapkan diri Anda bahwa didalam pikiran Anda tidak ada perasaan ragu atau menyerah. 

2. Kuasai Materi
    Menguasai materi ini bisa dengan membaca, mnghafal, dan juga sering latihan soal-soal baik dalam buku, internet, dan yang lainnya.

3. Perbanyak bertanya dan berdiskusi dengan teman
4. Jaga Kesehatan
5. Siapkan peralatan UAS dengan baik

Good Luck ! You can try it !